Kerokan (Pijat Kerok Indonesia)
Jasa Layanan Panggilan


Kerokan (Pijat Kerok Indonesia)
Kerokan, yang juga dikenal sebagai Gua Sha (dalam Pengobatan Tradisional Tiongkok) atau "coining," adalah pengobatan tradisional dan praktik rakyat yang populer di Indonesia dan Asia Tenggara. Meskipun secara teknis merupakan bentuk terapi kerokan daripada teknik pijat, perawatan ini sering dilakukan oleh terapis pijat atau anggota keluarga untuk mengobati gejala yang berkaitan dengan masuk angin dan kelelahan.
1. Filosofi Inti dan Tujuan
Praktik Kerokan berakar kuat dalam keyakinan Indonesia tentang pengobatan "Masuk Angin" (secara harfiah: "masuknya angin"). Ini adalah diagnosis budaya yang mengacu pada keadaan merasa tidak enak badan, sering kali ditandai dengan menggigil, demam, sakit kepala, nyeri tubuh, kelelahan, dan mual—gejala yang serupa dengan flu atau pilek biasa.
Aspek & Deskripsi
Tujuan Perawatan Untuk mengeluarkan "angin jahat" atau udara dingin yang diyakini terperangkap di bawah kulit. Terapi ini bertujuan untuk mengembalikan keseimbangan dan kehangatan pada tubuh.
Terapis/Praktisi Sering dilakukan oleh terapis pijat tradisional terlatih, tetapi juga sering dilakukan oleh anggota keluarga di rumah, menjadikannya pengobatan budaya yang mengakar kuat.
Area Fokus Terutama punggung atas, leher, dan terkadang dada serta tulang rusuk.
2. Teknik dan Alat
Teknik ini memiliki ciri khas visual dan mengandalkan gesekan untuk menciptakan petechiae (kapiler pecah kecil yang terlokalisasi) di permukaan kulit.
Alat: Benda bertepi tumpul, paling umum adalah koin (rupiah), tetapi terkadang juga jahe, potongan tanduk, atau batu halus.
Pelumas: Minyak pijat atau, secara lebih tradisional, balsem atau minyak obat yang mengandung jahe, kayu putih (eucalyptus), atau serai (citronella) (seperti Minyak Kayu Putih atau Balsem). Ini meningkatkan kehangatan dan mengurangi gesekan superfisial.
Tindakan: Terapis dengan kuat dan berulang kali mengerok tepi koin atau alat di sepanjang kulit dalam goresan linier dan searah, biasanya bergerak dari tulang belakang ke luar di sepanjang tulang rusuk atau kelompok otot.
3. Tanda Khas: Penampilan dan Interpretasi
Hasil Kerokan yang paling terlihat adalah munculnya garis-garis merah hingga ungu tua yang berbeda pada area yang dirawat.
Tanda Bekas: Tanda ini disengaja dan disebabkan oleh trauma mikro dari tindakan pengerokan, yang merusak pembuluh darah kecil (kapiler) di bawah kulit.
Interpretasi Warna: Dalam keyakinan tradisional Indonesia, semakin gelap garisnya, semakin banyak Masuk Angin ("angin" yang terperangkap atau penyakit) yang dimiliki orang tersebut. Tanda yang lebih terang atau samar menunjukkan gejala yang kurang parah atau tubuh yang sudah membaik.
Waktu Penyembuhan: Tanda ini biasanya terlihat selama 3 hingga 7 hari, mirip dengan memar dalam, dan seharusnya tidak terasa sakit setelah perawatan selesai.
4. Perspektif Ilmiah dan Manfaat
Meskipun berakar pada tradisi, studi modern menunjukkan potensi mekanisme fisiologis untuk efektivitas Kerokan:
Peningkatan Mikrosirkulasi: Tindakan pengerokan secara drastis meningkatkan aliran darah dan sirkulasi kapiler ke area yang dirawat, yang membantu membuang limbah metabolik dan mengurangi peradangan.
Modulasi Nyeri: Pemberian gesekan yang terkontrol dapat mengaktifkan respons pereda nyeri alami tubuh, menawarkan peredaan segera dari nyeri otot.
Respons Imun: Trauma mikro yang terlokalisasi memicu respons anti-inflamasi dan imun dalam tubuh, berpotensi membantu tubuh melawan penyakit yang mendasarinya.
Kesimpulannya, Kerokan adalah terapi rakyat yang kuat dan intensif, utamanya digunakan untuk mengobati gejala Masuk Angin. Ini adalah pengalaman budaya unik yang memberikan peredaan otot instan dan indikator visual dari tindakan terapeutik.


đź’µHarga Jasa Layanan :
90 Menit Perawatan = Rp 350.000
Kontak
Hubungi Kami Kapan Saja untuk Kebutuhan Perawatan SPA dan Pijat Anda.
Telepon & WhatsApp
©Bliss Home Spa 2025. All rights reserved.
